gambar

ALASAN IBU HAMIL LEBIH MEMILIH OPERASI CAESAR DARIPADA MELAHIRKAN NORMAL

Operasi caesar adalah prosedur melahirkan dengan cara bedah yang dilakukan untuk mengeluarkan bayi dari rahim melalui sayatan pada perut dan rahim ibu. Operasi ini biasanya dilakukan jika persalinan normal tidak memungkinkan atau beresiko bagi ibu dan bayi.

Meskipun operasi caesar relatif aman namun ada beberaa resiko dan komplikasi yang mungkin terjadi seperti infeksi, pendarahan, atau kerusakan pada organ dalam tubuh. Oleh karena itu, dokter biasanya hanay merekomendasikan operasi caesar jika memang benar-benar di perlukan.

Operasi caesar dapat dilakukan sebagai prosedur darurat maupun terencana. Jika operasi ini terencana maka dokter biasanya akan merencanakan operasi beberapa minggu sebelum persalinan di jadwalkan. Namun jika operasi darurat diperlukan, dokter akan segera melakukan operasi untuk menyelamatan ibu dan bayi.

Dalam beberapa kasus, ibu yang telah menjalani operasi caesar mungkin masih bisa melahrkan secara normal pada kehamilan selanjutnya. Namun resiko ruptur uterus selalu harus dipertimbangkan, terutama jika ibu pernah menjalani operasi caesar sebelumnya.

Lantas apa yang membuat Ibu Hamil lebih memilih melakukan operasi caesar di bandingkan harus melahirkan secara normal? berikut ini ada beberapa alasan ibu hamil lebih memilih operasi caesar sebagai berikut :

1. Merasa lebih nyaman dengan kepastian waktu

Ada ibu hamil yang merasa lebih nyaman memilih operasi caesar untuk persalinannya karena waktu operasi bisa dijadwalkan. Hal ini mungkin bissa membuat merasa lebih tenang karena bisa mengontrol waktu kelahiran bayi daripada harus cemas menanti waku persalinan normal.

2. Meminimalkan rasa sakit

Melahirkan secara normal memang terkenal dengan perjuangan untuk mengejan dan rasa sakitnya yang luar biasa. Selain ituu juga tidak jarang persalinan normal menyebabkan perineum robek, baik karena proses keluarnya bayi atau karena episiotomi. Fakta-fakta inilah yang bisa membuat sebagian ibu hamil memutuskan melakukan caesar.

3. Takut persalinan normal tidak berjalan lancar

Meski persalinan normal merupakan pilihan yang terbaik namun tetap ada hal-hal tk terduga terjadi selama proses persalinan. Misalnya bayi tidak kunjung keluar atau ibu kelelahan mengejan sehingga akhirnya operasi caesar memang harus dilakukan.

4. Trauma pada persalinan sebelumnya

Situasi persalinan yang dialami oleh setiap ibu berbeda-beda. Ada ibu hamil yang merasa trauma akan persalinan normal sehingga untuk persalinan selanjutnya memilih operasi caesar.

Kelebihan dan Kekurangan operasi Caesar

Kelebihan dari operasi caesar :

  1. Menguirangi risiko bayi kekurangan oksigen dan cedera saat melewati jalan lahir
  2. Mengurangi risiko ketidakmampuan mengontrol buang air kecil pada ibu setelah melahirkan
  3. Mengurangi risiko persalinan sulit: Operasi sesar dapat mengurangi risiko persalinan sulit yang mungkin membahayakan ibu dan bayi. Jika bayi terlalu besar atau terlilit tali pusat, operasi sesar dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.
  4. Menjaga kesehatan ibu: Operasi sesar dapat membantu menjaga kesehatan ibu jika ia memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung. Dalam situasi ini, operasi sesar dapat membantu mencegah komplikasi yang dapat membahayakan ibu dan bayi.
  5. Mencegah penularan penyakit: Jika ibu memiliki penyakit menular, seperti HIV atau hepatitis B, operasi sesar dapat membantu mencegah penularan penyakit pada bayi.
  6. Melindungi bayi yang tidak lahir pada waktu yang tepat: Operasi sesar dapat membantu melindungi bayi yang tidak lahir pada waktu yang tepat. Dalam beberapa kasus, operasi sesar dapat direncanakan beberapa minggu sebelum persalinan dijadwalkan, sehingga bayi dapat dilahirkan dengan selamat.

Kekurangan operasi caesar :

  1. Memiliki risiko komplikasi: Operasi sesar memiliki risiko komplikasi yang lebih besar daripada persalinan normal, seperti infeksi, pendarahan, atau kerusakan pada organ dalam tubuh.
  2. Memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama: Pemulihan setelah operasi sesar memerlukan waktu yang lebih lama daripada persalinan normal. Ibu biasanya memerlukan beberapa hari di rumah sakit dan beberapa minggu untuk sepenuhnya pulih dan kembali beraktivitas normal.
  3. Menyebabkan rasa sakit dan nyeri: Operasi sesar menyebabkan rasa sakit dan nyeri yang lebih besar daripada persalinan normal. Ibu mungkin memerlukan obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat selama beberapa hari atau minggu setelah operasi.
  4. Berisiko pada kehamilan selanjutnya: Jika ibu telah menjalani operasi sesar sebelumnya, ia memiliki risiko ruptur uterus yang lebih tinggi selama kehamilan berikutnya jika memilih persalinan normal.
  5. Biaya yang lebih tinggi: Biaya untuk operasi sesar biasanya lebih tinggi daripada biaya untuk persalinan normal. Ini bisa menjadi beban finansial bagi keluarga.